Bunga kering

Aku suka bunga dan kucing itu terpengaruh dari hobby bapakku.

Aku umur 3 tahun sudah bisa membaca dengan baik, sehingga bapak selalu membelikan aku buku. Aku lebih suka buku daripada boneka. Mulai bayi sampai sekarang aku hanya mempunyai 2 boneka selama hidupku. Boneka bayi dan panda. Saat aku minta dibelikan boneka panda, ibu langsung bahagia "Ya Allah, anakku normal" 🤣🤣🤣.

Kembali ke bunga. Bapak beli buku tentang bunga kering. Sebenarnya dia beli untuk dirinya sendiri. Dia ingin belajar mengawetkan bunga. Buku itu hanya sekali dibaca bapak, karena kesibukan sangat tinggi. Akhirnya buku tersebut pindah kepemilikan ke aku 🤭.

Saat itu aku berumur 6 tahun. Aku membaca semua halaman buku tersebut. Bagaimana cara mengawetkan bunga dengan cara dikeringkan. Sesuai dengan petunjuk buku, ada 2 cara mengeringkan bunga.

1. Bunga diawetkan dengan dijemur. Aku mengawetkan bunga dengan cara dijemur dibawah sinar matahari langsung dan hasilnya bunga gosong kering mirip keripik 🤣🤣🤣. Setelah aku baca lagi, ternyata hanya digantung di tempat yang teduh.

2. Bunga dikeringkan dengan Press di buku tebal. Cara ini aku langsung berhasil. Aku kumpulin semua bunga-bunga tersebut. Teman bapakku melihat koleksi bunga aku, akhirnya bunga keringku tersebut dibeli semua oleh dia. Uang yang aku dapat bisa untuk beli boneka panda besar 🤭.

Ternyata bunga tersebut untuk pacar cantiknya yang di Belanda. Dia menulis surat untuk pacarnya dan diselipkan bunga kering tersebut. Sebelum dikirimkan, bunga tersebut disemprot dengan parfumnya. Bapakku kaget, "kenapa disemprot parfummu". Jawab temannya " aku berikan bunga ini untuk dia karena kecantikannya, sedangkan harum bunga ini agar dia selalu ingat diriku".

Cieeee 🤣🤣🤣
Sejak dulu, laki-laki selalu cerdas bila sedang merayu perempuan 😅😅😅